Flag Counter
15 April 2024

Kitorang News

Harmoni dan Produktivitas

BERUSAHA MEMPEROLEH KETENTRAMAN BATIN (PART LANJUTAN EDISI SAKINAH)

Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong, Dr. Hamzah Khaeriyah, M.Ag. tengah memberikan taushiyah kepada jama’ah shalat Dzhuhur di Masjid Al-Akbar Kota Sorong. (Kitorangnews/RR)

Sorong.Kitorangnews.com – Di dalam Al-Qur’an, Allah subhanahu wa ta’ala menggambarkan tentang keinginan besar Nabiyullah Ibrahim ‘alaihissalaam untuk memperoleh ketentraman batin. Hal tersebut diceritakan di dalam Q.S. Al-Baqarah ayat ke-260 yang berbunyi:

Terjemahannya: Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata, “Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati.” Allah berfirman, “Belum percayakah engkau?” Dia (Ibrahim) menjawab, “Aku percaya, tetapi agar hatiku tenang (mantap).” Dia (Allah) berfirman, “Kalau begitu ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah olehmu kemudian letakkan di atas masing-masing bukit satu bagian, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera.” Ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.”

Berdasarkan ayat di atas, kita memahami bersama bahwa ternyata ketentraman batin itu dapat diusahakan. Kalau dapat diusahakan, maka bagaimana caranya kita berusaha memperoleh ketentraman batin itu.

Ayat di atas menerangkan kepada kita semua bahwa Nabi Ibrahim ‘alaihissalaam saja agar ia memperoleh ketentraman batin maka ia usahakan melalui dengan bertanya langsung kepada Allah subhanahu wa ta’alaa.

Karena itu, setiap umat Islam yang mengaku beriman, punya kemampuan untuk mencari ketentraman. Jadi potensi kita ini adalah mencari peluang-peluang untuk memperoleh ketentraman batin.

Namun tentu untuk mengusahakan agar mendapatkan ketentraman batin tersebut maka kita harus beriman terlebih dahulu sebagaimana keimanan Nabi Ibrahim ‘alaihissalaam.

Inilah yang menjadi peluang sekaligus menjadi tantangan kita. Kalau kita mau memanfaatkan kesempatan ini maka ada potensi yang bersama kita untuk mencapai ketentraman batin.

Banyak cara yang dapat dilakukan, oleh karenanya di dalam ayat lain mengungkapkan dengan istilah “subulussalaam” (baca: banyak cara, banyak metode, banyak jalan atau banyak teknik) untuk menemukan ketentraman batin. (Bersambung)

Semoga bermanfaat!.

(Artikel ini diintisarikan dari Kultum Dr. Hamzah Khaeriyah, M.Ag. / Rektor Institut Agama Islam Negeri [IAIN] Sorong, Papua Barat di Masjid Agung Al-Akbar Kota Sorong)

Loading

Tentang Penulis