Flag Counter
3 December 2022

Kitorang News

Harmoni dan Produktivitas

Raker di Makassar, Rektor IAIN Sorong Ajak Para Pimpinan IAIN Sorong Ubah Pola Pikir

Keterangan foto: Rektor IAIN Sorong, Dr. Hamzah, M.Ag. (kiri) Sedang Memberikan Materi yang Dimoderatori oleh Samsuddin Datu (kanan)

Sorong. kitorangnews.com –  Para Pimpinan di lingkup Institut Agama Islam Negeri ‎‎(IAIN) Sorong mengadakan rapat kerja di Sultan Alaudin Hotel & Convention, Kota Makassar ‎pada tanggal 7 s.d. 9 Maret 2022.‎

Kegiatan rapat kerja di luar kota ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukan oleh kampus ‎pasca alih status dari STAIN Sorong menjadi IAIN Sorong.‎

IAIN Sorong memilih UIN Alauddin Makassar sebagai tempat raker dilatarbelakangi oleh ‎keinginan besar para pimpinan untuk belajar dari perkembangan dan kemajuan UIN Alauddin ‎Makassar serta melakukan evaluasi terhadap perjalanan IAIN Sorong.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor IAIN Sorong, Hamzah Khaeriyah dalam sambutannya ‎pada acara pembukaan rapat kerja tahun 2022, pada malam Senin (07/3/2022).

Lebih lanjut, Rektor IAIN Sorong ‎mengajak kepada seluruh pimpinan agar mengubah mindset atau cara berpikir dalam mengelola perguruan tinggi.

Kita sengaja raker di sini dikarenakan kita akan belajar sambil evaluasi. Dulu tahun 1983 tidak ‎pernah terbayang akan seperti ini UIN Alauddin. Dulu bangunan di atas tanah yang kurang lebih 5 hektar ‎ini dihitung jari pada saat itu, Hotel yang kita pakai ini dulunya adalah aula lalu kemudian disulap ‎seperti ini. Oleh karenanya kita hadir di sini untuk mengevaluasi bersama,ungkap rektor.‎

Ia melanjutkan, ia terinspirasi dari video diskusi antara Prof. ‎Rhenald Kasali dan Akbar Faisal yang telah diunggah ke channel youtube, yang setidaknya ‎memaparkan 3 hal besar dalam diskusi tersebut yaitu isu perubahan, dunia pendidikan dan alumni masa depan.‎

Kalau kita melihat 40 menit durasi diskusinya itu bicara tiga hal, pertama adalah isu perubahan, ‎bagaimana perubahan terjadi di masa depan. Kedua adalah dunia pendidikan, dunia pendidikan ‎saat ini dalam pandangan saya, dunia pendidikan yang tidak lagi terlena pada kehidupannya ‎dengan mengenang masa lalunya serta bertahan hidup dengan keenakan masa sekarang. Lalu ‎yang ketiga adalah berbicara tentang bagaimana alumni masa depan”, tutur Rektor.‎

Rektor pun mengajak kepada seluruh pimpinan agar apa ‎yang menjadi tiga rancangan program besar selama ini yaitu Universitas Persiapan, BLU dan ‎Pengembangan Kawasan dirancang untuk mengakomodir kepentingan milineal dengan ‎menggunakan teknologi sebagai jantung kehidupan agar terjadi loncatan perubahan.‎

Dirinya pun menegaskan bahwa ketiga program strategis IAIN Sorong tersebut di atas tidak lagi ‎dibawa dan diarahkan kepada masyarakat informasi yang kental akan nuansa agraris, sebab ‎dalam pandangannya hal itu telah ketinggalan zaman dan tidak relevan lagi untuk masa akan datang.‎ Di samping itu, dirinya pun berharap agar seluruh sivitas akademik di dalam perkuliahan dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi.

‎“Jika tiga program besar ini (universitas Persiapan, BLU dan Pengembangan Kawasan) dibawa ke kerangka agraris maka akan ketinggalan zaman. Harusnya ‎tiga program strategis ini diarahkan kepada masyarakat milineal. Ini harapan saya. Supaya kita ‎melakukan loncatan perubahan. Kerangka berpikir kita ini adalah kita harus menjadikan  ‎teknologi sebagai jantungnya kehidupan. Kita tidak ingin ketiga instrumen ini dibawa kepada ‎perspektif agraris dan informasi namun kita bawa ke era digital untuk persiapan generasi ‎milineal, harapnya.‎

Kegiatan rapat kerja IAIN Sorong tahun 2022 di Makassar tersebut mengagendakan dua ‎kegiatan yaitu rancangan program IAIN Sorong tahun 2023 sekaligus mengavaluasi program ‎yang telah berlangsung maupun sedang berlangsung di tahun 2022 serta pada akhir rangkaian ‎kegiatan raker terdapat program tambahan yaitu penandatanganan beberapa MoU.***

Tentang Penulis