Flag Counter
13 July 2024

Kitorang News

Harmoni dan Produktivitas

Ramadan: Evaluasi, Tindaklanjut dan Istiqamah (17)

Gambar Ilustrasi (kitorangnews.com/RR)

Penulis: Hamzah Khaeriyah (Rektor IAIN Sorong / Ketua Umum Darud Da’wah wal Irsyad Papua Barat Daya)

Sorong.Kitorangnews.com – Alquran oleh sebahagian ulama dan secara umum umat Islam Indonesia menganut bahwa ia turun pada 17 ramadan yang biasa disebut nuzulquran dan diperingatinya setiap tanggal dan bulan yang sama.

Alquran menurut mushhaf Utsmany dimulai dari surah al Baqarah dan diakhiri dengan surah Annas
Pada surah al Baqarah, untuk empat ayat pertama ditemukan gagasan Alquran yang meliputi antara lain keimanan, mendirikan shalat dan mendistribusikan harta ke orang lain yang dikenal dengan infak.

Ketiga aspek ini dapat dipandang sebagai aspek fundamental ajaran Islam dan sekaligus sebagai gagasan besar yang diperkenalkan secara dini.

Secara sosiologis, penceramah Islam sering memperkenalkan Islam pada dua aspek yaitu hablun minallah dan hablum minas yang diartikan hubungan dengan Allah dan hubungan dengan manusia.

Dalam ilmu fikhi hubungan antar sesama manusia disebut dengan muamalah dan hubungan manusia dengan Allah dibahas dalam ilmu tauhid

Pembahasan ilmu tauhid antara lain tentang keimanan sedang ilmu fikhi membahas tentang perilaku mukallaf ( orang yang diberikan beban hukum) dalam mengelola kehidupan baik untuk dirinya, keluarga dan masyarakat dan pemerintah bahkan dengan lingkungan.

Infak sebagai aspek pundamental yang tersebutkan sebelumnya, menjadi kata kunci dalam sukses dan tertib serta terjadinya keadilan dalam bidang muamalah.

Bahwa popularitas infak pada bidang ekonomi, juga tidak kalah urgensinya pada pendistribusian ekonomi dalam kehidupan keluarga yang disebut dengan nafaqah. Sementara dalam tatanan moralitas dari akar kata yang sama juga lahir munafik.

Wallahu A’lam

==BERSAMBUNG…===

Loading

Tentang Penulis