Flag Counter
21 July 2024

Kitorang News

Harmoni dan Produktivitas

Raih Medali Emas di Tingkat Provinsi PBD, Wakili IAIN Sorong, Baharaddin Gopar Target Juara di POMNAS 2023

Baharuddin dengan piala dan medali emas yang diraih pada Tapak Suci Open Tournament Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2023. (ist)

SORONG, kitorangnews.com – Nama Baharuddin Gopar Ngabalin , Mahasiswa Program Studi (Prodi) Tadris Bahasa Inggris belakang santer terdengar di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong.

Bukan karena raihan prestasi akademiknya, melainkan prestasi di bidang olah raga khususnya pencak silat telah mengantarkan Baharuddin Gopar berhasil meraih medali emas pada Tapak Suci Open Tournament 2023 tingkat Provinsi Papua Barat Daya.

Rektor IAIN Sorong Prof Dr Hamzah, M.Ag memberikan apreseasi yang tinggi atas prestasi yang diraih mahasiswa Baharuddin Gopar Ngabalin pada Tapak Suci Open Tournament 2023 Tingkat Provinsi Papua Barat Daya.

Dan yang membanggakan setelah meraih medali emas di Open Tournament Provinsi Papua Barat Daya, Baharuddin Ngabalin kembali menjadi duta IAIN Sorong dalam mengikuti Pekan Olah Raga Mahasiswa Nasional (POMNAS) yang berlangsung 12 November di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Untuk bertanding di POMNAS, dari IAN saya sendiri . Kalau dari kampus lain ada beberapa yang berpartisipasi dimana kami menjadi satu kontingen yakni kontingen Provinsi PBD,”ujar Baharudin.

Menuturkan pengalamanya bertanding di Tapak Suci Open Tournament Provinsi Papua Barat Daya Juli lalu, Baharuddin, mahasiswa semester VII Tadris Bahasa Inggris IAN Sorong mengatakan, Ia ikut bertanding di open tournament itu setelah lolos dalam seleksi yang dilaksanakan oleh perguruan pencak silat dimana dia bernaung yakni dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Sorong.

“Kebetulan kami dari PSHT berpartisipasi dalam ajang tersebut dan mengutus 22 orang atlit, termasuk saya.

Di open tournament pencak silat ada beberapa kelas, yakni usai dini, remaja, pra remaja hingga dewasa,”tutur Baharuddin Gopar Ngabalin, putera dari pasangan Yakut Ngabalin dan Fatma Wear.

Dalam open tournament tingkat Provinsi Papua Barat Daya, Baharudin ikut kelas dewasa, sesuai berat badan yakni di kelas B dengan berat badan antara 50- 55. Kg.

Berhasil mengantarkan atlitnya Baharuddin juara I, dalam open tournament Provinsi Papua Barat Daya, PSHT juga meraih juara umum.

Di pencak silat itu yang dilombakan ada seni dan fighter. “Saya sendiri ikut di kelas fighter (yang duel ). Kalau saya di kelas B, main 4 kali baru masuk final.

Yang masuk final 2 orang, saya dengan lawan saya,”tandas Baharuddin. Menanyakan kiat yang dilakukan sehingga menjuarai opern tournament pencak silat tingkat Provinsi Papua Barat Daya, Baharuddin mengatakan sebagai atlit pencak silat, Ia tentu harus menjaga pola makan, istirahat yang cukup dan intens latihan.”Itu yang mungkin salah satu faktor terbesar bisa juara di open turnamen Provinsi PBD, cabang olah raga pencak silat”.

Ada 200 lebih peserta yang turut serta dalam open turnamen itu juga dari berbagai kelas dan dari berbagai perguruan pencak silat.

Jadi bukan hanya dari kota Sorong, tapi juga ada dari Raja Ampat. Mereka semua turut berpartisipasi,”tutur Baharuddin.

Berhasil menjuarai open tournament di Provinsi Papua Barat Daya, Baharuddin pun mengaku sangat bersyukur dan Ia menganggap, prestasi yang diraih ini merupakan suatu pencapaian yang ditoreh di tahun 2023.

“Saya pernah juga meraih juara 1 pada Seni Olah Raga Mahasiswa IAIN Sorong (Somai) mainnya seni, itu tahun 2022 ,”ungkapnya.

Setelah sukses di open tournament tingkat Provinsi Papua Barat Daya, 10 November 2023 , bersama kontingen Papua Barat Daya, Baharuddin bertolak ke Kalimantan Selatan untuk mengikiti Pekan Olah Raga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2023.

Mengikuti POMNAS 2023 di Kalsel, Baharuddin pun menargetkan meraih juara I.

Tentang pretasi di cabang olah raga pencak silat , Baharuddin Gopah menuturkan sejak kecil Ia memang suka pencak silat.

“Tapi keadaan tidak mendukung untuk latihan karena di tempat saya di Key, Tual Maluku Tenggara, tidak ada tempat latihan karena kita kan tinggal di kampung kan.

Sedangkan tempat latihan itu di Kota,”ujarnya. Nah ketika datang ke Sorong barulah Ia bisa mengembangkan bakatnya, bergabung dengan perguruan pencak silat PSHT dan latihan di Rayon Pelita Peri sebagai rayon atau unit.

“ Kunci untuk menjuarai cabang olah raga pencak silat, harus komitmen, latihannya rutin, jaga pola makan, pola istrirahat dijaga,”ujar Baharuddin. Atas prestasi yang diraih , menurutnya tidak lepas dukungan orang tua, pimpinan, dosen dan staf IAIN serta mahasiswa IAIN Sorong. (ams)

Caption :1. Baharuddin dengan piala dan medali emas yang diraih pada Tapak Suci Open Tournament Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2023.(ist2. PSHT Cabang Kota Sorong juga meraih juara umum dalam Tapak Suci Open Tournament Provindi Papua Barat Daya. (ist)

Tentang Penulis