Flag Counter
10 December 2022

Kitorang News

Harmoni dan Produktivitas

Konsep Konsultan Muda Menjadi Jawaban Tantangan Dunia Kerja yang Semakin Fleksibel

Keterangan foto: foto rektor IAIN Sorong (tengah), Ketua LP2M (kiri), dan pihak BSI cabang Sorong (kanan)

Sorong, kitorangnews.com – Pusat Studi Pengembangan Ekonomi Syariah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong memberikan peluang pengembangan diri bagi mahasiswa. Hal ini dilakukan melalui kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Konsultan Muda dengan tema Pengembangan Ekonomi Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kegiatan ini terlaksana selama tiga hari, dari tanggal 29 s.d. 31 Oktober 2021, di Gedung Aula Fakultas Tarbiyah.

Di dalam pelatihan tersebut, gagasan Konsultan Muda yang ditelurkan oleh Rektor IAIN Sorong, Hamzah Khaeriyah, menjadi fokus kajian sekaligus sebagai landasan penguraian materi tentang ekonomi koperasi dan UMKM.

Rektor IAIN Sorong, Hamzah Khaeriyah di dalam sambutannya menyampaikan bahwa masa depan adalah masa ketidakpastian. Masa depan tersebut bisa saja dilewati dengan mudah asalkan ada persiapan yang matang. Untuk itu, dibutuhkan kemampuan dan keahlian di bidang akademik dan non-akademik. Hamzah Khaeriyah juga menjelaskan terkait keahlian seseorang di saat kuliah belum menjamin mendapatkan pekerjaan di bidang keahliannya tersebut. Bisa saja ia lompat keahlian di bidang yang lain.

“Kepemimpinan masa depan harus dipersiapkan kemampuan keahlian bidang akademik dan non akademik. Masa depan adalah masa ketidakpastian, dapat saja dilewati dengan baik jika dilakukan persiapan matang. Pengalaman membuktikan bahwa keahlian bidang ilmu tertentu, belum tentu dapat memberikan masa depan yang cerah, sebagaimana fakta pelaku ekonomi tidak dari alumni disiplin ilmu ekonomi, sebagaimana juga alumni kedokteran tang memilih menjadi anggota legislatif. Bahkan tidak jarang alumni pendidikan Islam berproduksi sebagai dai dan pebisnis dan tidak membina sekolah” Jelas Rektor.

Di samping itu, Hamzah Khaeriyah selaku pimpinan tertinggi di IAIN Sorong sekaligus ahli di bidang ekonomi Islam mengungkapkan gagasan tentang konsultan muda ini sudah lama ditelurkan, namun baru di semester ini dapat dimplementasikan. Ia juga berharap langkah awal ini bisa menjadi ruang bagi semua mahasiswa yang ada di IAIN Sorong untuk bisa dididik menjadi calon pebisnis dalam bidang koperasi.

“Gagasan konsultan muda telah dibahas tiga tahun yang lalu dan baru dapat diimplementasikan pada semester ini. Langkah awal adalah memberi ruang kepada seluruh mahasiswa dari berbagai prodi yang memiliki minat dan kesungguhan untuk dididik menjadi calon pebisnis dalam bidang koperasi. Bagi mahasiswa yang ikut dalam pelatihan ini diharapkan mendapatkan hasil sebagai bekal di kemudian hari. Misalnya, kalian bisa membuka kios di kediaman masing- masing dengan pendampingan dari mitra IAIN Sorong” ungkap Hamzah Khaeriyah.

Pada waktu yang bersamaan, Syahrul selaku Ketua LP2M mengungkapkan para peserta yang ikut pelatihan ini adalah orang-orang pilihan, karena telah melalui tahapan seleksi yakni seleksi administrasi dan audisi.

“ Mahasiswa yang mengikuti pelatihan ini telah melalui dua tahap sebelum dinyatakan berhak ikut pelatihan, yaitu tahapan administrasi dan audisi” ungkap Syahrul.

Selanjutnya, Arfandi yang diamanahkan menjadi pemangku kegiatan menyampaikan bahwa narasumber dalam pelatihan ini merupakan akademisi yang membidangi psikobisnis, manajemen pemasaran, da nada juga dari mitra, yakni dari Bank Syariah Indonesia dan koperasi.

“Narasumber pelatihan ini adalah akademisi internal antara lain psikobisnis, manajemen pemasaran dan dari mitra seperti dari bank syariah Indonesia dan koperasi” tutupnya.

(LN)

Tentang Penulis