Flag Counter
3 December 2022

Kitorang News

Harmoni dan Produktivitas

Keterangan Foto: Tangkapan layar, Hamzah Khaeriyah sedang memberikan ceramah agama di Masjid Quba Kota Sorong

Sorong. kitorangnews.com – Terdapat satu hadis dari Nabi Muhammad saw. yang dapat dijadikan sebagai pedoman bagi kita yaitu yang berbunyi “ahabbu al-‘amaal ilallahi adwamuhaa wa in qhalla”, artinya amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang rutin dilakukan meskipun sedikit. Kutip Hamzah Khaeriyah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong dalam ceramahnya selepas shalat dzuhur di Masjid Quba, pada Rabu (13/04/2022).

Melalui siaran langsung dari kanal Facebook Masjid Quba Kota Sorong yang berdurasi lebih kurang duabelas menit, Hamzah Khaeriyah mengangkat tema ceramah yang berjudul beramal secara rutin walau sedikit.

Dalam pandangan Hamzah Khaeriyah, melakukan amalan yang banyak dalam pandangan Islam itu sangat bagus namun yang lebih bagus lagi tatkala dilakukan secara terus menerus sekalipun terlihat sedikit.

Menurutnya, amalan walau sedikit tapi dilakukan secara terus menerus maka akan berdampak pada menyatunya amalan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Hamzah Khaeriyah di dalam ceramahnya menyampaikan bahwa tatkala amalan telah menyatu di dalam kehidupan seseorang maka ia akan merasa rugi manakala amalan itu tidak dilakukan atau terlewatkan dalam sehari.

“Seseorang yang telah menyatu dengan amalannya akan merasa rugi apabila amalan tersebut terlewatkan. Inilah maksud dan tujuan dari kandungan hadis tersebut yakni sedikit namun terus menerus.” Tuturnya.

Ia pun menjelaskan bahwa maksud amalan sedikit yang dilakukan terus-menerus bukanlah amalan yang berkaitan dengan ibadah mahdhah atau ibadah wajib melainkan ibadah sunnah.

“Amaliyah yang kita sebutkan ini bukanlah amal atau ibadah mahdhah, di luar dari sholat lima waktu, zakat, haji, berbakti kepada kedua orangtua maupun lain sebagainya. Tetapi ibadah sunnah yang menjadi pilihan seseorang muslim untuk diamalkan, oleh karenanya amalan ini kita harus cari.” Terangnya.

Dalam pandanganya, amalan sunnah yang dilakukan oleh seorang muslim ini yang kelak akan menyapa dan tersenyum pada suatu hari di mana tidak akan ada lagi yang akan menyapanya dan tersenyum kepadanya serta akan menemaninya kelak di saat sedang tertinggal seorang diri.

Di akhir ceramahnya, Hamzah Khaeriyah mengajak kepada jamaah yang hadir agar bertakwa kepada Allah swt. secara terus menerus tentunya melalui cara mencari amalan sunnah yang akan dijadikan sebagai amalan rutin, sehingga sebagai konsekuesi ketaatannya adalah akan diberikan jalan keluar serta dianugerahi rejeki yang tiada terkira.

Tentang Penulis