Flag Counter
15 June 2024

Kitorang News

Harmoni dan Produktivitas

Hasse Jubba Sampaikan Teknik Menulis Karya Ilmiah di Pascasarjana IAIN Sorong

Keterngan foto: Sesi foto bersama selepas kegiatan Workshop Academic Writing for Islamic Education (26/6/2022).

Sorong, kitorangnews.com – Di perguruan tinggi negeri maupun swasta, menghasilkan karya ilmiah merupakan keharusan bagi dosen dan mahasiswa. Kenyataan ini menjadi landasan sekaligus alasan Program Pascasarjana IAIN Sorong mengadakan pelatihan menulis karya ilmiah, karena kegiatan semacam ini dianggap penting dan mampu memotivasi akademisi agar giat dalam menulis.

“Kegiatan ini sangat penting bagi mahasiswa untuk menjadi dasar keilmuan dalam menulis artikel, makalah ilmiah, dan tesis,” terang Indria Nur selaku Direktur Pascsarjana IAIN Sorong.

Kegiatan yang diselenggarakan di kampus IAIN Sorong selama dua hari, yaitu dari tanggal 25 s.d. 26 Juni 2022 tersebut mengundang antusias peserta pelatihan. Berdasarkan keterangan ketua pelaksana kegiatan, Sudirman, menyampaikan tercatat sebanyak 75 peserta yang menghadiri kegiatan yang bertemakan “Workshop Academic Writing for Islamic Education“.

“Peserta antusias selama 2 hari. Dihadiri oleh 75 peserta baik mahasiswa dari Sorong maupun Raja Ampat. Semua pada dasarnya penulis namun butuh keilmuan dan metode secara konstruktif untuk menulis sebuah karya ilmiah,” ungkap Sudirman melalui keterangan tertulisnya.

Di dalam kegiatan tersebut, penyelenggara mengundang salah satu dosen sekaligus peneliti dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, yaitu Hasse Jubba. Ia merupakan salah satu penulis jurnal ilmiah yang dapat dikatakan mumpuni. Banyak artikel ilmiahnya yang terpupublikasi di jurnal nasional maupun internasional bereputasi.

Di dalam sela-sela penyampaian materinya, ia tak lupa selipkan kata-kata motivasi untuk menyemangati para peserta dalam menghasilkan karya ilmiah. Menurutnya, tujuan mendasar menulis itu adalah sebagai amal jariyah si penulis.

“Sangat senang dengan antusias peserta. Menulis harus dijadikan sebagai karya untuk amal jariyah, sehingga semua harus membuktikan kemampuan dalam menulis untuk amalan jariyah,” ungkap Hasse Jubba.

*L/N

Loading

Tentang Penulis