Flag Counter
10 December 2022

Kitorang News

Harmoni dan Produktivitas

Tangkapan layar kegiatan rapat rencana kunjungan institusi ke Raja Ampat

Sorong, Kitorangnews.com – Menyambut program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa IAIN Sorong tahun2021, Institut Agama Islama Negeri (IAIN) Sorong merancang kegiatan kerja sama dalam bidang pengabdian masyarakat dan penelitian dengan pemerinah daerah (Pemda) Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Gagasan ini ditelurkan dalam rapat Rencana Kunjungan Institusi ke Kabupaten Raja Ampat, yang dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi zoom meeting, pada Jumat, (30/7/2021).

Dalam rapat tersebut Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Syahrul, menyampaikan, dalam rangka pelaksanaan kegiatan KKN tahun 2021 yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus, pihak LPPM sudah melakukan pendataan mahasiswa IAIN Sorong yang berdomisili di Raja Ampat.

“kita sudah lakukan pendataan mahasiswa IAIN Sorong yang asli Raja Ampat yang akan dilepas untuk program KKN” ungkap Syahrul.

Hal tersebut ia maksudkan sebagai langkah awal LPPM dalam merancang program kerja sama dengan pemda Raja Ampat. Ia menyebutkan juga, IAIN Sorong belum ada penelitian atau kerja sama yang membahas soal pariwisata halal di Raja Ampat. Padahal daerah tersebut sangat potensial untuk digagas sebagai destinasi wisata halal, seperti yang sudah dilakukan di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“kerja sama dengan Pemda harus kita rancang, terutama gagasan pariwisata halalnya. Karena kita belum ada penelitian ataupun pengabdian masyarakat yang menyinggung pariwisata hala itu. Saya rasa itu menarik untuk kita lakukan di Raja Ampat, karena belum ada di Papua, wisata halal hanya ada di Lombok” tambah kepala LPPM.

Beda juga halnya yang disampaikan oleh Plt. Kabiro. IAIN Sorong, H. Umar Sulaiman, ia justru menawarkan IAIN Sorong kerja sama dengan Raja Ampat dalam bidang pengabdian masyarakat yang fokus persoalannya tentang moderasi beragama.

“saya mengulangi pernyataan pak rektor terkait penyiapan proposal apabila IAIN Sorong akan melakukan kerja sama dengan Raja Ampat. Kerja sama ini juga kita bisa fokuskan dalam bidang pengabdian masyarakat yang membahas persoalan moderasi beragama” terang H. Umar Sulaiman

Pada rapat itu juga, Direktur Pascasarjana IAIN Sorong mengungkapkan kalau IAIN Sorong sudah melakukan program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. Hanya saja disebabkan pandemi covid-19 sehingga program tersebut tidak bisa ditindaklanjuti. Ia juga menyampaikan bahwa program kerja sama ini jangan melulu soal proposal, karena sudah menjadi rahasia umum kalau menyangkut proposal terkadang pihak yang diajak kerja sama sedikit respons bahkan merasa minder.

“Program-program KKN yang dilakukan oleh mahasiswa direspons baik oleh pihak Pemda Raja Ampat, tetapi karena kendala covid-19 sehingga kegiatan tersebut tidak bisa kita lanjutkan. Dan juga saya sampaikan, jangan selalu orientasi proposal ketika melakukan kerja sama, karena jujur menurut informasi, pihak Pemda justru merasa risis kalau dihadapkan dengan persoalan proposal” ungkap H. Surahman Amin.

Di akhir acara, Koordinator Program Studi PGMI, Rusdin, menyampaikan, ia siap untuk kolaborasi dalam bidang pengabdian masyarakat yang di fokuskan di Raja Ampat. Bila perlu, tambahnya, LPPM adakan sejenis kompetisi pengabdian masyarakat bagi dosen IAIN Sorong.

“saya pribadi sangat siap apabila LPPM mengadakan kompetisi pengabdian masyarakat yang dilakukan di Raja Ampat” tegas Rusdin.

Tentang Penulis