Flag Counter
3 December 2022

Kitorang News

Harmoni dan Produktivitas

Persiapan Kongres ASLI ke-1, Lalu Gita: Silaq Napi Pekayunan?

Keterangan Foto: Tangkapan layar Sekda Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi saat memberikan pemaparan

Sorong, kitorangnews.com – Acara rapat Aliansi Sasak Lombok Indonesia (ASLI) dalam rangka persiapan Sangkep Beleq dan Silaturahim Panitia Kongres ASLI bersama Sekretaris Daerah Provinsi NTB dan Ketua Majlis Adat Sasak (MAS) dilakukan secara virtual menggunakan aplikasi zoom meeting, Rabu (13/4).

Taufiq Qoriadi selaku ketua panitia Kongres ASLI ke-1 menyampaikan tahapan persiapan kongres yang sudah berjalan tiga sampai empat bulan. Ia juga menyebutkan sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak dalam menyukseskan kongres ASLI ke-1.

“Kami sudah melakukan persiapan selama tiga bulan lebih, mulai dari penyusunan AD-ART, GBHO, logo dan sebagainya. Kita juga sudah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan semua kerukunan se-Indonesia, pemda, termasuk MAS,” ungkap Taufiq.

Taufiq menambahkan, keterwakilan wilayah dalam pembentukan ASLI serta pelaksanaan kongres sudah dianggap referesentatif.

“keterwakilan wilayah saya rasa sudah referesentatif, karena dari barat sampai timur Indonesia sudah mewakili, meskipun ada beberapa yang belum terkoordinir disebabkan kurang mendapatkan sosialisasi,” terangnya.

Selanjutnya, ketua MAS, Lalu Bayu Windia mengaku senang dengan adanya pertemuan ini, meskipun secara virtual. Ia pun memberikan opsi tempat pelaksanaan kongres.

“Malam ini saya sangat merasa senang dengan pertemuan ini. Kalau terkait tempat, kita bisa pakai Taman Budaya kalau sekiranya peserta terdiri dari 100 atau 200 orang,” terangnya.

Di waktu yang bersamaan, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi memberikan penegasan terkait dengan kesiapan MAS yang akan menjadi tuan rumah sekaligus pernyataan kesiapan dan dukungannya secara penuh.

“Kita yang ada di Lombok mendukung penuh niatan kongres ini. Di manapun tempat yang diinginkan, kita sebagai tuan rumah siap menyambut dan mendukung,” paparnya.

Lalu Gita memberikan suntikan semangat kepada panitia dan peserta kongres ASLI. Dengan menggunakan bahasa Sasak, Lalu Gita menwarkan apa yang diinginkan oleh panitia dan peserta kongres, ia menyatakan siap mendukung.

Silaq, napi pekayunan pelungguh (silakan, apa yang diinginkan). Kita bicarakan malam ini,” tegasnya.

“Kalau teman-teman yang ada di luar Lombok bergairah dengan acara ini, kita pun sebagai tuan lebih bergairah lagi,” tambahnya.

Acara rapat virtual persiapan Kongres ASLI ke-1 dihadiri oleh 28 partisipan yang berasal dari 47 Kerukunan Sasak Lombok yang berada di seluruh Indonesia.

Tentang Penulis