Flag Counter
26 February 2024

Kitorang News

Harmoni dan Produktivitas

KKMB Adakan Halal Bi Halal, Rektor IAIN Sorong: Tradisi Baik Sejak Zaman Presiden Soekarno

Keterangan Foto: Rektor IAIN Sorong, Hamzah Khaeriyah menyampaikan ceramah Halal bi Halal KKMB Kota Sorong.

Sorong. kitorangnews.com – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar sesama warga, Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) Kota Sorong mengadakan kegiatan halal bi halal di Aula Gedung Asrama Haji yang beralamat di Jalan Ahmad Yani, Remu Utara Kota Sorong, pada Minggu (22/5/2022).

Turut Hadir Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong, Hamzah Khaeriyah sekaligus bertindak sebagai pembawa hikmah Halal bi Halal 1443 H.

Turut hadir pula, Hermanto Suaib selaku Dewan Pakar KKSS Kota Sorong sekaligus Anak Adat Suku Moi, Sesepuh-Sesepuh KKSS, Syamsuddin M. Djohan / Ketua KKSS dan Ketua-Ketua Pilar di lingkup KKSS Kota Sorong, GM Pelindo dan Kepala Bank Muamalat.

Kegiatan Halal bi Halal berlangsung dengan meriah dan tanpa terkendala sesuatu apapun mulai pukul 09.00 WIT hingga rangkaian kegiatan Halal bi Halal selesai terlaksana.

Panitia Halal bi Halal KKMB Kota Sorong mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang sebesarnya-besarnya khususnya kepada Rektor IAIN Sorong yang akan membawakan hikmah Halal bi Halal dan segenap tamu undangan serta seluruh warga KKMB Kota Sorong atas kesediaannya untuk menghadiri kegiatan Halal bi Halal.

Hamzah Khaeriyah dalam ceramahnya mengungkapkan bahwa di antara berbagai macam versi mengenai asal muasal tradisi Halal bi Halal adalah merupakan salah satu tradisi bangsa Indonesia yang digagas dan diperkenalkan sejak zaman Presiden Soekarno.

“Halal bi Halal ini adalah sebuah tradisi bangsa Indonesia yang telah ada semenjak zaman Presiden Soekarno yang diperkenalkan oleh K.H. Abdul Wahab Chasbullah salah satu di antara Tokoh-Tokoh Pendiri Nahdlatul Ulama kepada Bung Karno sebagai upaya meredakan tensi perselisihan antar tokoh bangsa yang tersebar di berbagai partai politik. Oleh karenanya, pada moment Hari Raya Idul Fitri kala itu Bung Karno mengundang para elit politik untuk mengadakan Halal bi Halal di Istana Negara.” Tutur Hamzah Khaeriyah di dalam ceramahnya.

Tradisi Halal bi Halal ini kemudian dilanjutkan oleh generasi-generasi setelahnya dalam rangka untuk menjaga tradisi demi mencapai kemashlahatan bersama.

 Lebih lanjut, Hamzah Khaeriyah mengungkapkan pula bahwa selain mempertahankan tradisi atau kebiasaan Halal bi Halal ada pula yang perlu untuk senantiasa dipertahankan dan dirawat dengan baik yaitu tradisi / kebiasaan membaca Al-Qur’an, sholat malam, puasa, gemar berinfak dan lain sebagainya yang biasa dilakukan selama bulan Ramadhan agar tetap dilaksanakan pada sebelas bulan yang berjalan hingga bertemu kembali dengan Ramadhan tahun depan.

Tradisi Halal bi Halal yang merupakan warisan peninggalan Presiden Bung Karno yang hendak dilestarikan dikarenakan mengandung manfaat dan tujuan yang sangat mulia yaitu terjalin tali silaturahmi dan saling maaf memaafkan antar satu dengan yang lainnya.***

Loading

Tentang Penulis