Flag Counter
10 December 2022

Kitorang News

Harmoni dan Produktivitas

Hadiri Pelantikan IKAMI Sulsel, Rektor IAIN Sorong Beri Apresiasi dan Wejangan kepada Mahasiswa Sulawesi Selatan di Tanah Rantau

Rektor IAIN Sorong, Hamzah Khaeriyah tengah memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus Cabang IKAMI Sulsel Sorong Periode 2022/2023 di Gedung Aula Simu Siret, Kota Sorong, Selasa 02 Agustus 2022. (Kitorangnews/RR).

Sorongkitorangnews.com – Pengurus Cabang Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI SULSEL) Sorong periode 2022-2023 resmi dilantik.

Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong, Dr. Hamzah Khaeriyah, M.Ag. turut hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan pelantikan tersebut.

Pelantikan Pengurus Cabang IKAMI SULSEL Sorong dengan tema “bangkit bersama dalam menjaga keutuhan kekeluargaan menuju Papua yang berkemajuan” berlangsung di Gedung Aula Samu Siret, Remu Utara, Kota Sorong, Papua Barat, pada Selasa (02/8/2022).

Selain Rektor IAIN Sorong Hamzah Khaeriyah, turut hadir pula pada acara pelantikan tersebut Ketua-Ketua Pilar KKSS (Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan), Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan dan Ormas Kemasyarakatan dan Kemahasiswaan lainnya.

Jajaran pengurus cabang yang dilantik merupakan hasil musyawarah cabang IKAMI Sulsel Sorong beberapa waktu lalu di Kota Sorong.

Hamzah Khaeriyah memberikan apresiasi umumnya kepada warga Sulawesi Selatan dan khususnya para mahasiswa yang tergabung dalam wadah IKAMI Sulsel Sorong yang telah berkontribusi demi kemajuan kota Sorong.

“Orang Sulawesi Selatan itu rata-rata hebat di tanah rantau, pelbagai sektor dikuasai mulai dari ekonomi, pendidikan, keagamaan, pemerintahan hingga tataran organisasi mahasiswa /pelajar seperti IKAMI Sulsel di kota Sorong. Ini merupakan bukti bahwa kedatangan orang Bugis-Makassar dari kampung halamannya selain mencari nafkah juga ikut berperan aktif dalam memajukan peradaban di tanah perantauan.” Unggahnya.

Ia pun memberikan wejangan kepada para pengurus akan falsafah orang Bugis yang harus dipegang erat di tanah rantau yaitu sipakatau (memanusiakan manusia), sipakalebbi (saling menghargai satu sama lain) dan sipakainge (saling mengingatkan/menasehati) yang merupakan bagian dari akhlak orang Sulawesi Selatan.

Rektor IAIN Sorong, Hamzah Khaeriyah mengingatkan bahwa fungsi badik yang sering dibawa oleh orang Sualwesi Selatan adalah sebagai pelindung bukan untuk disalahgunakan.

Badik senjata tradisional orang Sulawesi Selatan atau yang sering disebut dengan Kawali itu dari bahasa Arab yaitu kawaliyyin yang secara fungsi maknanya adalah “seperti pelindung”. Sehingga kegunaannya pun adalah sebagai pelindung dan bukan untuk disalahgunakan.” Ungkap Rektor IAIN Sorong yang juga merupakan Ketua Dewan Penasehat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Kota Sorong.

Pelantikan Pengurus Cabang IKAMI Sulsel Sorong ini diselipkan juga dengan tari-tarian khas Sulawesi Selatan yang dipersembahkan oleh para mahasiswa dan pelajar kepada para tamu undangan yang hadir.

Harapan warga ke depan, IKAMI Sulsel Cabang Sorong mampu lebih berkembang dan menjadi wadah belajar serta menjadi sarana untuk membina mahasiswa asal maupun ketururunan Sulawesi Selatan di Sorong.***

Tentang Penulis