Flag Counter
3 December 2022

Kitorang News

Harmoni dan Produktivitas

Perkuat Literasi Keuangan Syariah, Prodi Ekonomi Syariah Gandeng KNEKS Gelar Edukasi

Suasana Keynote speaker dan Narasumber dalam Zoom meeting webinar Edukasi Pasar Modal Syariah.

Selasa, 16 Agustus 2022, Berlangsung seminar nasional kerjasama program studi Ekonomi Syariah IAIN Sorong dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dengan mengusung tema Edukasi Pasar Modal Syariah di Indonesia.
Pada kegiatan ini bertindak sebagai Keynote speaker Dr.Surahman Amin, M.A Selaku Dekan Fakultas syariah dan dakwah IAIN Sorong, juga Dr. Taufik Hidayat selaku direktur jasa keuangan syariah KNEKS. Selain 2 Keynote speaker tersebut, juga ada narasumber diskusi panel yang diisi oleh beberapa narasumber nasional diantaranya Dr.Hamzah Khaeriah, M.Ag selaku Rektor IAIN Sorong, Ahmad Azharuddin Latif, M.H, selaku ketua bidang edukasi sosialisasi dan literasi dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia serta Dodi Prasetya Ardhana selaku Kepala unit pengembangan bisnis Syariah PT. Bursa Efek Indonesia.
Surahman Amin mengawali sambutannya dengan menguraikan Konsep, hukum dan ruang lingkup kegiatan usaha syariah yang sedang bergerak ditengah masyarakat saat ini, ia juga menjelaskan bahwa seiring dengan terbukanya ruang informasi, membuat investasi di pasar modal syariah mulai dilirik dan terus menunjukan progres berarti.
Menyusul penyampaian Surahman Amin, Taufik Hidayat, mengungkapkan edukasi insan akademis dan masyarakat terhadap investasi di pasar modal Syariah merupakan hal urgen yang perlu dilakukan guna memberikan wawasan terhadap keamanan dan potensi investasi dalam pasar modal Syariah. Ia menuturkan bahwa agenda sosialisasi ini merupakan edukasi berkelanjutan pada beberapa perguruan tinggi yang telah dilakukan sebelumnya utamanya perguruan tinggi berbasis keagamaan.
Selaku narasumber juga Rektor IAIN Sorong, Hamzah Khaeriyah merespon kegiatan ini dengan semangat positif. Ia menuturkan bahwa investasi di pasar modal syariah membutuhkan edukasi berkelanjutan, sebab wawasan masyarakat mengenai konsep syariah di pasar modal belum tersampaikan dengan baik, sehingga memungkinkan ada mis informasi yang belum diketahui masyarakat. Selain itu, ia pun mengharapkan agar pasar modal Syariah tetap berpegang pada proses syariah yang diatur dalam agama.
Menguatkan penyampaian ini, Azharuddin menuturkan bahwa produk yang ditawarkan dalam pasar modal syariah adalah legal adanya sehingga ia mengharapkan spirit yang dibangun dalam investasi di pasar modal ini adalah spirit Syariah oleh ummat juga masyarakat secara umum.
Diakhir diskusi, Dodi Prasetya mengakhiri penjelasannya dengan sajian data empiris yang menguraikan progres investasi di pasar modal Syariah di Indonesia yang meningkat signifikan dalam 5 tahun terakhir hal ini menandakan atensi masyarakat untuk berkontribusi dalam pengembangan permodalan Syariah semakin meningkat pula. Ia mengharapkan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pasar modal Syariah akan terus meningkat.

Sebagai informasi, meskipun kegiatan ini dilaksanakan di siang hari yaitu pada pukul 14.00 WIT, Kegiatan ini tetap berjalan lancar hingga akhir, Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa, dosen dan pegawai IAIN Sorong melalui zoom meeting.

Tentang Penulis