Flag Counter
5 February 2023

Kitorang News

Harmoni dan Produktivitas

Dokumentasi: Dr. Indria Nur, M.Pd.I. Direktur PPs. IAIN Sorong tengah memberikan sambutan pada kegiatan Pascasarjana IAIN Sorong di Aula IAIN Sorong. (Kitorangnews/RR).

Sorong.Kitorangnews.com – Semenjak 2015 silam, kehadiran Pascasarjana IAIN Sorong dengan para alumninya turut mendorong pertumbuhan Sumber Daya Manusia / SDM pada berbagai sektor di Tanah Papua . Ungkap Dr. Indria Nur, M.Pd.I. / Direktur Pascasrjana IAIN Sorong.

Selain pada sektor pemerintahan, pendidikan, sosial kemasyarakatan maupun politik. Tidak sedikit pula para alumni ikut mendorong pertumbuhan dan kemajuan daerah melalui sektor ekonomi.

Tentunya hal tersebut berdampak pada banyaknya peminat yang ingin melanjutkan studi magister di Pascasarjana IAIN Sorong yang tidak hanya datang dari Kota/Kabupaten se-Papua Barat namun para pendaftar pula berasal dari luar Papua seperti Provinsi Maluku.

“Sesuai laporan yang saya terima, alumni S2 IAIN Sorong ada di sejumlah Instansi pemerintahan dan dunia politik, begitupula pada dunia pendidikan, banyak alumni kini menjadi kepala sekolah atau mdrasah. Program Magister Pendidikan Agama Islam ini merupakan satu-satunya di Papua Barat.” kata Indria.

“Kini Pascasarjana IAIN Sorong telah membangun kemitraan pada berbagai sektor seperti Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat, Pemda Raja Ampat, Organisasi hingga Sekolah / Madrasah Negeri maupun Swasta.” Tambahnya.

Masa Pandemi Covid-19, ilmu dan kompetensi berubah dengan sangat cepat, sehingga berpengaruh pula pada kebijakan. Kebijakan yang dilakukan pun bersifat dinamis dan senantiasa mengikuti perubahan zaman. Sehingga pengelolaan Pascasarjana IAIN Sorong pun bersifat fleksibel, kreatif dan dinamis.

Kendatipun keilmuan yang ditempuh oleh mahasiswa adalah Magister Pendidikan Agama Islam dengan Distingsi Kepemimpinan Transforrmatif. Mahasiswa dituntut pula agar memiliki kompetensi baru di luar keilmuan yang digeluti. Hal tersebut bertujuan untuk mendorong dan menciptakan SDM yang multidisipliner.

“Kita tidak bisa hanya mengacu pada text book, seperti cara belajar kita selama ini. Kita perlu menyiapkan SDM unggul yang menguasai berbagai bidang keilmuan.” Ungkapnya.

Kolaborasi lintas disiplin keilmuan yang mulai diterapkan oleh Pascasarjana IAIN Sorong kepada para mahasiswa tersebut dapat disinyalir dapat menjadi solusi dari berbagai permasalahan yang kompleks.

Terkait dengan program Kampus Merdeka, Ia mengungkapkan bahwa program kegiatan di luar kampus disiapkan oleh perguruan tinggi secara nasional. Hal tersebut dapat diakses oleh mahasiswa Pascasarjana IAIN Sorong yang berada di kawasan Timur Indonesia ini. Seperti dengan adanya Program Pertukaran Mahasiswa (PPM). Namun demikian, ini tidak berarti kita mengambil alih peran sektor lain. Inilah salah satu platform dari program Kampus Merdeka.***

Tentang Penulis