Flag Counter
10 December 2022

Kitorang News

Harmoni dan Produktivitas

Ujian SSE UMPTKIN Tahun ini Dianggap Rumit, IAIN Sorong Gelar Simulasi


(foto: koleksi kontributor kitorangnews.com)

Sorong, kitorangnews.com – Wakil Rektor I beserta staf Subbagian AKMAL dan TIPD melakukan koordinasi terkait pelasaknaan simulasi SSE UMPTKIN Tahun 2020 di Gedung Lab. Terpadu IAIN Sorong, Kamis, (23/7)

Ujian Sistem seleksi elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) tahun 2020 ini agak berbeda dari tahun sebelumnya. Bila pada tahun sebelumnya calon mahasiswa diharuskan melaksanakan ujian di masing masik kampus PTKIN, tahun ini calon mahasiswa peserta ujian bisa melakukan ujian mandiri di rumah masing-masing, hal ini sebagai bentuk adaptasi terhadap antisipasi penyebaran wabah Covid-19. Pelaksanaan ujian ini bisa menggunakan ponsel pribadi calon mahasiswa dengan hanya menginstal  SSE UMPTKIN yang selanjutnya calon mahasiswa masuk dengan menggunakan nomor ujian dan tanggal lahirnya. Pelaksanaan ujian ini melibatkan subagian akademik, kemahasiswaan dan alumni seta unit TIPD IAIN Sorong.

Foto Persipan Simulasi SSE UMPTKIN IAIN Sorong Tahun 2020

Berkenaan dengan aplikasi ujian, M. Syaifudin Zuhri, selaku koordinator aplikasi ujian SSE IAIN Sorong, menyatakan bahwa aplikasi ini dilengkapi dengan web cam yang bisa memotret masing-masing peserta tes setiap 10 kali tangkapan selama pelaksanaan ujian berlangsung. Selama proses  ujian, tidak diperkenankan peserta tes untuk melakukan aktivitas lain, selain mengerjakan soal ujian serta tidak diizinkan ada orang lain yang mendekati peserta tes, olehnya sebelum pelaksanaan ujian dimulai nantinya, peserta tes diminta untuk mempersiapkan diri agar tidak melakukan pelanggaran aturan dalam system seleksi ini. Apabila ditemukan calon mahasiswa yang melanggar, maka panilitia lokal bisa mengajukan dis-kualifikasi pada calon mahasiswa yang bersangkutan.

Berkaitan dengan sistem pengawasan dalam pelaksanaan ujian ini, Chairul Anwar, selaku pengawas ruang ujian  menyatakan bahwa “pengawasan dilakukan via web cam dengan cara meng-klik nama peserta dan sekaligus akan menampilkan foto peserta yang sedang menyelesaikan soal ujian” ungkapnya. Untuk personel pengawas ujian dilakukan oleh panitia lokal IAIN Sorong dibawah koordinasi panitia pusat yang berkantor di UIN Sunan Gunung Djati, Bandung.

Selaku ketua TIPD, di mana pusat pelaksanaan ujian lokal ini di adakan, Wati Irmawati, menuturkan “simulasi ini secara nasional berlangsung selama Empat hari, sementara untuk IAIN Sorong diberikan jadwal simulasi pada hari Kamis dan Jumat 23-24 Juli 2020, Dalam silumasi ini, calon peserta tes bisa login dalam aplikasi sesuai dengan sesi yang tertulis dalam kartu ujain” paparnya.

Foto Persipan Simulasi SSE UMPTKIN IAIN Sorong Tahun 2020

Jumlah peserta yang mengikuti Ujian di IAIN Sorong, Kepala Subbagian Akmal, Rafika Cendrakasih, menyatakan bahwa “jumlah peserta ujian yang memilih ujian di IAIN Sorong sebanyak 79 peserta, yang terdiri dari 60 calon mahasiswa  yang memilih IAIN Sorong sebagai pilihan pertama dan 19 orang adalah peserta tes yang memilih kuliah di PTKIN lain namun memilih ujian di IAIN Sorong” terangnya.

Kegiatan simulasi ini berlangsung dengan sedikit gangguan jaringan dan aplikasi, namun panitia lokal IAIN Sorong selalu membangun koordinasi dengan panitia pusat untuk menjawab beberapa masukan dari peserta simulasi tes. Panitia lokal bekerja di bawah pemantauan Wakil Rektor I, Dr. Muhammad Rusdi Rasyid, M.Pd., yang selalu stand by sejak pukul 08.30 WIT sambil menunggu launching simulasi ini yang dimulai pukul 09.20 WIT. Dalam sela sela diskusi dengan tim pengawas ujian, Wakil Rekktor I menyatakan bahwa “simulasi ini dimaksudkan untuk mengecek kesiapan aplikasi ujian sebelum dilaksanakan pada 3-4 Agustus” terangnya.

Untuk diketahui ujian SSE ini terdiri dari Tiga sesi pada hari pertama dan Dua sesi pada hari kedua. (Rb/LA)

Tentang Penulis